ALEXANDER GRAHAM BELL

15 04 2008

Alat komunikasi jaman sekarang sudah semakin canggih. Itu tentu tidak lepas dari peran besar Alexander Graham Bell sebagai sang penemu telepon, alat komunikasi paling dasar dan juga vital bagi kehidupan manusia. Sebelum Bell, sebenarnya sudah banyak orang yang melakukan berbagai macam percobaan untuk membuat alat komunikasi manusia dengan perantara kabel. Tapi akhirnya hanya Bell yang berhasil menjadikan telepon sebagai penghubung percakapan manusia seperti yang selama ini kita kenal.

Alexander Graham Bell lahir pada tanggal 3 Maret 1847 di Edinburh, Scotlandia. Dasar dari penemuan teleponnya adalah perangkat telegraf yang kemudian dia kembangkan menjadi sebuah alat baru, yang dinamakan “telegraf harmonis”. Telegraf tersebut pada saat yang sama bisa mengirimkan dan menerima lebih dari satu pesan melalui sebuah kabel. Bell berpikir kalau kabel telegraf diadaptasi sedemikian rupa tentu bisa mengirim dan menerima suara manusia.

Pada tahun 1875, bersama asistennya, Thomas A. Watson, Bell berhasil merakit sebuah perangkat yang dapat mengantarkan bunyi yang mirip dengan suara manusia. Saat itu usianya 29 tahun. Telepon pertama Bell dipatenkan pada tanggal 7 Maret 1876. Setahun kemudian perusahaan telepon pertama berdiri dengan nama Bell Telephone Company.

Keberhasilan Bell menemukan telepon membuahkan rejeki yang besar kepadanya. Setidaknya keuangan masa depan Bell beserta keluarganya akan tercukupi dan aman. Jaminan ini membuat Bell semakin leluasa untuk terjun sepenuhnya dalam beragam percobaan ilmiah. Bell memang dikaruniai bakat intelektual dan rasa ingin tahu yang kuat. Faktor tersebutlah yang mendorong Bell untuk terus tiada henti melakukan berbagai macam percobaan yang didasarkan pada ide-ide orisinal yang dimilikinya.

Setelah kesuksesan telepon, Bell kembali berinovasi dengan fotopon (photophone), yakni sebuah alat yang dapat mentransmisi suara melalui cahaya. Bell bersama asistennya, Charles Sumner Tainter, pada tahun 1881 berhasil mengirimkan pesan sejauh 200 yard antar gedung dengan menggunakan fotopon. Alat tersebut dibuat dari bahan kristal selenium dan sebuah cermin. Boleh jadi penemuan tersebut bagi Bell adalah sesuatu yang besar melebihi keberhasilannya dalam bidang telepon. Namun yang pasti fotopon nantinya akan menjadi cikal bakal dari penemuan laser dan serat optik.

Selain menggali lebih dalam beragam aspek di dunia komunikasi, Bell juga banyak mengadakan percobaan ilmiah di berbagai bidang. Percobaan layang-layang, pesawat terbang, tetrahedral, pernapasan buatan dan hidrofoil adalah beberapa yang pernah Bell coba. Hingga akhir hayatnya, Bell sudah mengantongi 30 paten penemuan dengan 18 paten atas namanya. Bell meninggal dunia pada tanggal 2 Agustus 1922 di Baddek, Nova Scotia.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: